Saat ini, kata dia, 15 orang itu dibawa ke kantor untuk diedukasi tentang aturan bagaimana bila ingin menggelar unjuk rasa. Setelah itu, kata dia, para mahasiswa itu baru akan dipulangkan.
”Setelah kami edukasi, dan di data, baru kami pulangkan, bukan ditangkap tapi diamankan,” tegasnya.
Baca juga: Cara Kapolda Jateng Menjamin Masa Depan Pelajar Asli Papua di Jawa Tengah
(Fakhrizal Fakhri )