Sigit : Yang dari saya yang paling bagus, berasnya premium, susunya bendera, buat percontohan ini baru benar kaya gini, ke pt pt yang lain
Pepen : He, eh
Pepen : Kang Ace habis pulang itu bos, soalnya enggak bisa ditinggal ruang menteri. Masuk.
Sigit : (suara tidak jelas) nanti sama Adi Wahyono panggil. Adi Wahyono wes nakal
Pepen : Ha...
Sigit : Kita minumin aja dia
Pepen : Ya nanti si Adi suruh hubungi si itu ya?
Sigit : Hah?
Pepen: (suara tidak jelas), Adi
Sigit : Adi
Pepen : Ndak lah nanti Adi
Sigit : Enggak. Gini, ye its eee suruh-suruh diplotingin dulu saya suruh dikasih. Katanya saya kasih 25 atau berapa untuk Adi itu ngomong. Halo
Pepen: Yaudah nanti kasih tau si Adi ya
Sigit : Yaya yaya
Pepen : Yo yo yo
Setelah rekaman sadapan tersebut diperdengarkan, Jaksa kemudian mengonfirmasi terkait munculnya beberapa nama. Nama yang muncul dalam perbincangan tersebut yakni, Yandri dan Ace.
"Saksi tadi ada disebut nama Pak Yandri sama Pak Ace, siapa itu bisa dijelaskan?," tanya Jaksa KPK Ikhsan Fernandi kepada Pepen Nazaruddin di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (10/5/2021)
"Itu Ketua Komisi VIII dan Wakil Ketua," jawab Pepen.