Sebelumnya, penanggung jawab RSL Kogabwilhan II, Laksamana Pertama TNI dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara mengatakan, tujuan digelarnya Sholat Ied di RS Lapangan ini sebagai upaya dukungan moril dan untuk mewadahi kebutuhan pasien, karena sebagian besar beragama Islam.
Baca juga: Toleransi Beragama di Bali, Umat Kristiani Geser Waktu Peringatan Isa Almasih Demi Sholat Ied
"Dengan demikian maka aspek psikososialnya bisa kita dapatkan. Sehingga semuanya bisa lebih enjoy, kita tidak menyelesaikan medisnya saja tapi masalah non medisnya juga kita dapatkan," katanya.
Dia berharap, pelaksanaan Sholet Ied ini bisa mengobati kerinduan para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang memang tujuan utama pulang ke Indonesia adalah untuk merayakan lebaran.
Hingga saat ini RSDL merawat sekitar 66 orang pasien dan 30 orang di antaranya merupakan PMI.
(Fakhrizal Fakhri )