Deni menuturkan, bahwa saat ini untuk stok vaksin Covid-19 masih tersedia sekitar 60 ribu dosis, yang diperuntukkan tidak hanya untuk masyarakat Lansia, juga diprioritaskan juga untuk tenaga pendidik yang belum mendapatkan vaksinasi mulai dari tingkat PAUD, hingga SMA, pelayan masyarakat, hingga desa/kelurahan dan RT/RW.
"Stok vaksin sudah di Puskesmas, tinggal dijadwalkan saja di kecamatan untuk pelaksanaan vaksinasinya. Ini perlu mobilitas untuk meningkatkan realisasi pelaksanaan vaksin Covid-19 terutama Lansia. Perlu upaya mobilisasi yang intens baik itu mobilisasi tingkat desa bahkan door to door," katanya.
Deni berharap, mudah-mudahan dosis vaksin Covid-19 bisa mencukupi untuk seluruh masyarakat, terutama bagi mereka masyarakat Lansia, pelayan publik dan pelaku usaha seperti pariwisata, para pedanga baik itu di pasar, mall dan lainnya, agar pandemi Covid-19 ini bisa segera berakhir.
(Khafid Mardiyansyah)