Selain itu, pihaknya juga akan berkoodinasi dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya untuk mendistribusikan kebutuhan logistik yang diperlukan pesantren.
"Logistik saya perintahkan Perumda Pasar mensupply ke sana juga sesuai kebutuhannya. Jangan sampe dari dalam yang belanja keluar. Di sana juga dibentuk posko gabungan dan saya minta Puskesmas monitor dan sudah ada survailancenya," tutupnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 di Kudus Melonjak, Aparat Gabungan Dikerahkan
Sebelumnya, sebanyak 32 santri pondok pesantren di Kelurahan Harjasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor positif covid-19 hasil antigen. Diduga, mereka terpapar usai kembali dari kampung halaman.
(Arief Setyadi )