JAKARTA - Nama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto masuk sebagai salah satu tokoh yang berpeluang jadi kandidat calon presiden (capres) 2024. Namanya mencuat dalam hasil survei lembaga Arus Survei Indonesia (ASI).
Survei dilakukan secara nasional di 34 provinsi di Indonesia dengan metode penarikan sampel Multistage Random Sampling. Jumlah responden yakni 1.000 responden dengan margin of error +/- 3.10% pada tingkat kepercayaan 95%.
Pengambilan data survei pada 1-7 Mei 2021. Survei dilakukan dengan cara telesurvei, yaitu responden diwawancara melalui kontak telefon menggunakan kuesioner. Nomor telefon responden dalam survei ini didapat dari database survei tatap muka lembaga Arus Survei Indonesia dalam rentang tiga tahun terakhir, yakni sejak2018 hingga 2020.
Baca juga: Pantau Penanganan Covid-19 di Grobogan, Panglima TNI Minta Tes PCR Ditingkatkan
Kendali mutu survei adalah pewawancara minimal mahasiswa atau sederajat dan mendapatkan pelatihan (workshop) secara intensif di setiap pelaksanaan survei.
Sementara validasi data sampel dilakukan dengan membandingkan karakteristik demografis dari sampel yang diperoleh dari survei dengan populasi yang diperoleh melalui data sensus (BPS) terakhir.
Direktur Eksekutif ASI, Ali Rifan dalam paparannya menjelaskan, pihaknya mengelompokkan kandidat capres-cawapres berdasarkan latar belakang, yakni dari pimpinan partai politik, kepala daerah, menteri, tokoh TNI, tokoh polisi, tokoh agama, akademisi-teknokrat, dan pengusaha.