5 Fakta Preman Tanjung Priok "Disikat", Instruksi Langsung Presiden Jokowi

Tim Okezone, Jurnalis
Sabtu 12 Juni 2021 07:31 WIB
Polisi tangkap preman di Pelabuhan Tanjung Priok (Foto: Dok Okezone)
Share :

JAKARTA - Aparat kepolisian bergerak cepat meringkus para preman pelaku pungutan liar (pungli), yang sering meresahkan masyarakat khususnya sopir truk barang di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya menangkap 49 pelaku yang memiliki peran dan kerap beraksi saat waktu tertentu.

"Yang kami amankan ini total ada 49 orang, di situ perannya masing-masing dengan kelompok masing-masing, di pos-pos masing-masing," kata Yusri di Mapolrestro Jakarta Utara, Kamis 11 Mei 2021.

Berikut ini 5 fakta penangkatan preman di Pelabuhan Tanjung Priok:

1. Berawal dari Curhatan Sopir Kontainer Tanjung Priok ke Jokowi

Penangkapan puluhan preman di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara berawal dari curhatan sopir kontainer ke Presiden Jokowi pada Kamis 10 Mei 2021.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mendengarkan langsung keluh kesah para sopir, terutama soal pungutan liar (pungli) dan tindakan premanisme. Pada saat itu juga, Jokowi langsung menelepon Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk segera membereskan hal tersebut.

"Pagi hari ini saya senang bisa bertemu dengan bapak-bapak semuanya. Saya mendapatkan keluhan yang saya lihat dari media sosial, terutama driver banyak yang mengeluh karena urusan bongkar muat," ucap Jokowi dikutip dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden.

Jokowi berpandangan bahwa seharusnya para sopir kontainer merasa nyaman saat bekerja, terutama di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Karena itu, Kepala Negara akan mengejar pelaku pungli tersebut.

2. Kapolri Instruksikan Berantas Premanisme: Segera Bersihkan Tangkap dan Tuntaskan!

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan seluruh Polda dan Polres jajaran untuk memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Hal itu menyusul adanya instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri untuk menindak tegas preman yang sering melakukan pemalakan terhadap sopir kontainer di Pelabuhan Tangjung Priok, Jakarta Utara.

"Seluruh Polda dan Polres jajaran harus menindak tegas aksi premanisme yang meresahkan. Hal itu demi menjamin keselamatan dan memberi rasa tenang kepada masyarakat," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Tak hanya itu, Sigit menyebut telah memberikan instruksi langsung kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan seluruh Kapolda untuk tidak memberikan ruang sedikit pun bagi oknum-oknum masyarakat yang melakukan aksi premanisme.

3. Kapolri Imbau Warga Laporkan Tindakan Premanisme dengan Hubungi Hotline 110

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor kepada aparat kepolisian apabila menerima perlakuan atau tindakan premanisme.

Menurut Sigit, warga bisa memanfaatkan Hotline 110 ketika mendapatkan aksi premanisme. Menurutnya, layanan tersebut akan tersedia 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dari aparat kepolisian.

"Masyarakat tetap tenang tidak perlu khawatir dengan aksi premanisme. Kepolisian kini memiliki aplikasi Dumas Presisi dan (hubungi) layanan Hotline 110. Kami akan memberikan bantuan yang maksimal kepada warga," kata Sigit dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, Ia juga telah menginstruksikan seluruh Polda dan Polres jajaran untuk memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya