Mantan Presiden Filipina Benigno Aquino III Meninggal di Usia 61 Tahun

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 24 Juni 2021 12:03 WIB
Mantan Presiden Filipina Benigno Aquino III. (Foto: Reuters)
Share :

Dikenal dengan nama panggilannya 'Noynoy,' mantan pemimpin itu adalah keturunan dari dua tokoh besar dalam politik Filipina, dengan ibunya Corazon Aquino memimpin gerakan 'Kekuatan Rakyat' dan menjabat sebagai presiden antara 1986 dan 1992. Dia adalah kepala negara wanita pertama di Filipina.

Aquino terluka dalam upaya kudeta 1987 yang gagal terhadap pemerintah ibunya, di mana ia ditembak lima kali dan tiga pengawal pribadinya tewas.

Ayahnya, Benigno Aquino, pernah menjadi senator oposisi yang populer dan sering mengkritik rezim otoriter Ferdinand Marcos. Setelah kembali dari pengasingan di Amerika Serikat pada 1983, sang ayah dibunuh dalam insiden yang membantu meningkatkan perlawanan publik terhadap Marcos.

BACA JUGA: Presiden Filipina Pacaran dengan Perempuan Korsel

Putri Marcos, Imee, yang sekarang menjabat sebagai senator, juga mengonfirmasi kematian Aquino pada Kamis, dengan mengatakan bahwa dia memiliki “jiwa yang baik dan sederhana” dan bahwa dia akan sangat dirindukan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya