Terkait dua wanita dalam video viral, tambah Ade Yasin, satu di antaranya ibu hamil yang menanyakan layanan kesehatan. Sedangkan, wanita satu lagi perekam video yang mengaku positif Covid-19.
"Yang ibu hamil akan menanyakan BPJS karena dia di Cemplang, BPJS-nya bisa dipakai di mana. Nah, yang videoin katanya positif. Jadi yang hamil gak positif, hanya nanya BPJS. Kita sedang cari kalau positif (perekam) apakah dia isolasi atau gak," ungkapnya.
Di samping itu, Ade Yasin berharap kejadian serupa tidak kembali terulang di seluruh Puskesmas atau layanan kesehatan lain di Kabupaten Bogor.
"Tidak boleh terjadi lagi seperti ini. Satu peristiwa sudah cukup bagi kita. Semua (Puskesmas) sudah baik, satu saja yang bikin kesalahan, (Puskesmas) yang lain terluka. Jangan ada lagi," tutur Ade Yasin.
(Erha Aprili Ramadhoni)