3. Puncak musim hujan terjadi pada Januari-Februari
“Puncak musim hujan periode 2021 hingga 2022 sendiri diprediksi akan terjadi pada bulan Januari dan Februari, akan terjadi pada bulan Januari dan Februari,” ungkap Dwikorita.
Selain itu, Dwikorita mengatakan bahwa sejumlah wilayah Indonesia akan mengalami musim penghujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya. “Tidak hanya itu sejumlah wilayah di Indonesia juga diprediksi akan mengalami musim hujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya,” paparnya.
4. Potensi bencana hidrometeorologi datang lebih awal dari normal
“Izin saya sampaikan bahwa BMKG memperingatkan adanya potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi menyusul prediksi musim hujan yang akan datang lebih awal, lebih awal dari normalnya atau dari biasanya pada tahun 2021 ini,” ungkap Dwikorita.
5. Daerah dengan intensitas hujan tinggi
Dwikorita mengatakan bahwa sejumlah wilayah Indonesia akan mengalami musim penghujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya.
“Tidak hanya itu sejumlah wilayah di Indonesia juga diprediksi akan mengalami musim hujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya,” paparnya.
Dwikorita mengatakan bahwa wilayah Indonesia yang mengalami musim hujan dengan intensitas lebih tinggi dari biasanya yakni di sebagian Aceh, kemudian Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau bagian Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur bagian barat hingga Selatan, Sulawesi, Maluku Utara bagian barat, Pulau Seram bagian Selatan dan Papua bagian selatan.
(Rahman Asmardika)