Selain itu, Rapimnas Golkar 2021 telah menetapkan beberapa keputusan strategis di antaranya, menjadikan 2021 sebagai tahun sosialisasi menuju Pilpres 2024 dengan menggunakan medsos dan media luar ruangan yang di antaranya menggunakan billboard serta videotron.
Selanjutnya, konsolidasi organisasi terkait audit organisasi Partai Golkar baik secara kuantitatif maupun kualitatif.
“Kelembagaan partai akan kuat, mana kala konsolidasi organisasi dan kader Partai Golkar terkelola dengan baik, serta tersebar secara merata di desa-desa, dan bahkan sampai di dusun-dusun di seluruh pelosok Tanah Air,” kata Airlangga.
Baca juga: Jaga Demokrasi, Golkar Gelar Executive Education for Young Political Leaders
Ia juga mengungkapkan tentang program pendataan anggota Partai Golkar dilakukan dengan berbasis NIK pada KTP elektronik dan dikelola dengan berbasis digital.
Kemudian, perekrutan fungsionaris Partai Golkar sebagai untuk calon legislatif. Para fungsionaris ini segera dilibatkan dalam Pemenangan Pilpres 2024 dan Pileg 2024.
Menurut Airlangga, pemerintah saat ini terus berupaya semaksimal mungkin mencari jalan keluar optimal untuk menangani pandemi Covid-19, yaitu dengan strategi mempertahankan keseimbangan antara penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional. Seiring dengan berjalannya waktu strategi ini terbukti memperoleh hasil relatif baik.
Baca juga: Fokus PPKM Level 4 di Kalsel, Menko Airlangga: Mobilitas, Testing dan Tracing hingga Vaksinasi