SORONG - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya empat anggota TNI Angkatan Darat yang diserang sekelompok orang tak dikenal di Distrik Aifat Selatan, Kabupaten Maybrat, Papua Barat.
Penyerangan terjadi pada 2 September 2021 sekitar pukul 03.00 WIT. Para pelaku penyerangan diduga kuat merupakan KKB di Papua.
Dalam kesempatan itu, Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu memimpin upacara kecil mengheningkan cipta yang diikuti Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Chantiasa, Wali Kota Sorong Lambertus-Jitmau, Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing, dan jajaran Forkopimda setempat.
Upacara mengheningkan cipta atas wafatnya 4 prajurit Angkatan Darat itu dilaksanakan di kantor Wali Kota Sorong.
Baca juga: Elektabilitas Airlangga Hartarto Melesat, Nurul Arifin: Kian Diperhitungkan sebagai Capres 2024
Dalam kunjungan kerja di Sorong tersebut, Airlangga juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh prajurit TNI. Sebab, bersama Polri, TNI telah melaksanakan fungsi operasi militer selain perang melawan Covid-19.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang telah membantu dalam percepatan penurunan angka Covid-19 dengan vaksinasi maupun pelaksanaan disiplin Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di berbagai daerah, termasuk di Papua Barat,” kata Airlangga.
Baca juga: Jaga Demokrasi, Golkar Gelar Executive Education for Young Political Leaders