JAYAPURA - Aparat gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Gabriela Meilani. Dia merupakan nakes yang gugur dalam tugas di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang Papua akibat penyerangan biadab KKB pimpinan Lamek Taplo pada Senin 13 September 2021 lalu.
Dalam proses evakuasi, pasukan gabungan TNI dan Polri sempat diserang (gangguan tembakan) oleh KKB pimpinan Lamek Taplo, pada Jumat (17/9/2021) sore tadi.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan pasukan gabungan dari Yonif Raider Khusus 751/Vira Yudha Sakti dan Personel Polsek Kiwirok membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk melaksanakan evakuasi jenazah yang berada pada jurang dengan kedalaman 300 meter itu.
Menurut Izak, jenazah Gabriela akhirnya berhasil dievakuasi pasukan gabungan pada pukul 16.30 WIT. Saat ini jenazah telah disemayamkan di Koramil Kiwirok.
Baca juga: Ratusan Nakes di Pegunungan Bintang Bakar 1.000 Lilin Kenang Perawat Gugur Akibat Penyerangan KKB
“Tim evakuasi gabungan TNI dari Yonif RK 751/VJS, Yonif 403/WP dan Polsek Kiwirok membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk melaksanakan pengangkatan jenazah. Kondisi medan yang terjal dengan kemiringan 90 derajat dan kedalaman 300 meter membuat tim yang bertugas mengalami kesulitan," ucap dia.
"Pada pukul 16.30 WIT jenazah korban berhasil diangkat dan diamankan di Pos Koramil Kiwirok,” imbuh Brigjen TNI Izak.
Baca juga: Hujan dan Berkabut, Jenazah Nakes yang Jatuh ke Jurang Belum Dievakuasi
Izak menambahkan, selama proses evakuasi, aparat gabungan TNI-Polri kerap mendapat gangguan tembakan dari KST OPM
"Penembakan dilakukan dari seberang jurang lokasi jenazah suster Gabriella ditemukan. Gangguan ini dapat diatasi oleh aparat gabungan, sehingga jenazah dapat diangkat dari dasar jurang dan disemayamkan di Koramil Kiwirok,"ujarnya.
Menurut Izak, rencananya jenazah tenaga medis tersebut akan diberangkatkan ke Jayapura dan selanjutnya akan di bawa ke rumah keluarganya.
Baca juga: Aksi Senyap Prajurit TNI Tewaskan Komandan KBB Teroris Elly Bidana
(Fakhrizal Fakhri )