Usai Pesta Miras, Pemuda Ini Sayat Leher Temannya hingga Tewas

Solichan Arif, Jurnalis
Rabu 22 September 2021 13:55 WIB
Korban tewas usai mengeluarkan banyak darah lantaran lehernya disayat pelaku (Foto : Istimewa)
Share :

BLITAR - Polres Blitar memburu seorang pemuda berinisial MZA (22) warga Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. MZA diduga telah membunuh Arhab Muhlisin (31) warga Desa Soso, Kecamatan Gandusari dengan menyayat leher. Kini pelaku dalam pengejaran polisi.

Tubuh Muhlisin yang bersimbah darah ditemukan warga di pinggir jalan raya Kelurahan Babadan.

"Saat ini masih dilakukan penyelidikan," ujar Kasatreskrim Polres Blitar AKP Ardyan Yudho Setyantono kepada wartawan Rabu (22/9/2021).

Saat ditemukan tergeletak di pinggir jalan dinihari, Muhlisin masih bernafas. Darah yang bersimbah pada tubuhnya berasal dari luka di lehernya. Saat dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, yang bersangkutan tewas.

Dari hasil penyelidikan, luka sayat pada leher korban diduga akibat penganiayaan. Sebelum terluka dan tewas, korban dan pelaku MZA juga diketahui sempat berpesta minuman keras. Pesta yang berlangsung di Desa Soso, Kecamatan Gandusari itu, juga diikuti dua teman lainnya.

Awalnya tidak ada gejala bakal terjadi cek cok. Saat miras habis ditenggak, korban bersama saksi Ferry (25) pamit keluar membeli rokok. Keduanya berboncengan motor. Menunggu keduanya tidak kunjung datang, MZA yang masih di lokasi pesta kemudian meminta tolong saksi Anja (21), mengantarnya pulang ke Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi.

Baca Juga : Luhut Juga Layangkan Gugatan Perdata Rp100 Miliar pada Haris Azhar dan Fatia

Sekira pukul 23.00 WIB, saat perjalanan menuju Babadan Wlingi, di pertigaan ringin Desa Soso, Kecamatan Gandusari, pelaku MZA dan saksi Anja bertemu korban dan saksi Ferry. Korban mengajak MZA untuk melanjutkan pesta miras.

Tapi oleh yang pelaku ditolak. Karena satu sama lain saling ngotot, timbul cek-cok adu mulut. Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat melontarkan kata-kata kotor yang itu membuat marah MZA. "Perkataan kotor yang membuat yang bersangkutan tidak terima," kata Yudho.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya