JAKARTA - Setiap acara khitanan atau sunatan massal selalu ada cerita yang menggelitik perut. Salah satunya saat acara khitanan massal gratis yang diselenggarakan oleh Wing 1 Korps Paskhas bekerja sama dengan MNC Peduli, Kamis (7/10/2021).
Kegiatan sunatan massal ini digelar dalam rangka menyambut HUT ke-74 Korps Paskhas TNI AU yang jatuh pada 17 Oktober mendatang. Didampingi orang tuanya, sebanyak 100 anak yang terdiri dari masyarakat sekitar dan para prajurit TNI AU mengantre di Batalyon Komando 461 Paskhas TNI AU, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Dari enam bilik tenda, bisa dihitung jari anak-anak yang keluar dengan tenang tanpa mengeluarkan air mata lantaran meringis kesakitan. Teriakan-teriakan juga menggema seisi ruangan.
Beberapa orang tua ambil bagian untuk menemani anaknya saat menjalankan proses sunat. Ada yang mendekap dengan erat, ada pula yang membacakan ayat suci Alquran agar sang anak tenang.
Baca juga: HUT ke-74 Paskhas, MNC Peduli Gelar Sunatan Massal dan Bagikan Sembako
Tak jarang para orang tua mengiklaskan handphone-nya dipegang oleh sang anak sebagai pengalih rasa sakit. Salah satunya adalah Suryaningsih (39), warga Lubang Buaya, Jakarta Timur.
Dia rela handphone kesayangannya dipegang oleh sang anak bernama Octaviandi Utama Kautsar yang berusia 11 tahun. "Saya sih biar dia enggak nangis atau ngerasa ada sakit gitu, saya kasih main handphone," jelas Ningsih di lokasi.
Baca juga: Anak Binaan Yayasan KDM Senang Ikuti Pemeriksaan Mata MNC Peduli
Ningsih sendiri hanya menunggu di luar bilik dan tak ikut masuk menemani sang anak. Dia sendiri mengaku memiliki rasa tidak tega melihat anaknya berteriak meringis kesakitan.