Melalui pidato yang disiarkan televisi pada Minggu (10/10), Yaakob menyebut pencabutan itu terkait dengan vaksinasi warga.
Malaysia mengatakan sebagian besar penduduknya telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19.
"Menurut Kementerian Kesehatan tingkat vaksinasi orang dewasa berdasarkan rencana imunisasi secara nasional telah mencapai 90%," ujarnya.
(Baca juga: Baru Menjabat, PM Malaysia Dikarantina karena Kontak dengan Pasien Covid-19)
Yaakob mengatakan orang Malaysia yang divaksinasi lengkap sekarang bisa melakukan perjalanan ke negara bagian lain untuk berlibur dan kembali ke kampung halaman mereka. Selain itu, warga juga sekarang bebas bepergian ke luar negeri tanpa memerlukan persetujuan, tetapi mereka masih harus menjalani tes virus dan karantina setelah kembali.