JAKARTA - Kebakaran besar yang melanda wilayah Sandakan, Sabah, Malaysia pada Minggu (19/4/2026) dini hari telah menghanguskan sekitar 1.000 rumah dan menyebabkan lebih dari 9.000 orang terdampak. Sejauh ini, tidak terdapat laporan korban jiwa akibat kebakaran tersebut; beberapa orang yang mengalami luka ringan telah mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan pantauan di lapangan, para korban yang memerlukan bantuan telah ditampung di lokasi penampungan sementara (PPS) dan ditangani oleh pihak terkait di Sandakan, Sabah.
Menurut laporan, kawasan padat penduduk di Sandakan tersebut mayoritas dihuni oleh warga negara Malaysia, warga negara Filipina, dan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menikah dengan warga negara Malaysia.
Terkait peristiwa ini, Kemlu RI melalui KJRI Kota Kinabalu (KJRI KK) dan Direktorat Pelindungan WNI terus memonitor perkembangan situasi. Langkah-langkah yang telah diambil antara lain:
Melakukan koordinasi intensif dengan otoritas setempat guna memperoleh data akurat terkait jumlah dan kondisi WNI terdampak.