Senjakala Kesenian Wayang Wong Cirebon, Sanggar Terakhir Ambruk Dimakan Zaman

Fathnur Rohman, Jurnalis
Selasa 12 Oktober 2021 16:15 WIB
Sanggar Wayang Wong di Cirebon ambruk (Foto: Okezone/Fathnur)
Share :

CIREBON - Wayang wong merupakan satu dari beberapa kesenian di Cirebon, Jawa Barat. Pelopornya ialah Mama Kandeg. Seorang maestro dan seniman serba bisa asal Cirebon.

Kesenian ini sempat mati suri selama 25 tahun. Namun seiring berjalannya waktu, tepatnya di tengah pandemi Covid-19, seni wayang wong Cirebon berusaha bangkit. Cucu Mama Kandeg, yakni Wawan Dinawan mencoba melestarikan kesenian yang pernah digeluti kakeknya itu.

Upaya membangkitkan kembali seni wayang wong Cirebon tidak berjalan mulus. Berbagai rintangan harus dihadapi Wawan. Salah satunya kondisi sanggar wayang wong Cirebon, bernama 'Sanggar Seni Setiya Negara' mengalami kerusakan parah. Padahal sanggar itu merupakan satu-satunya sanggar di Cirebon.

Sanggar ini terletak di Desa Suranggela Lor, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Wawan terpaksa menghentikan aktivitas kesenian di sanggar tersebut, karena khawatir dengan kondisi bangunan yang sudah rusak parah. Bagian atapnya sudah ambruk, serta temboknya rawan roboh.

Baca Juga: Apa yang Terjadi Jika Kebudayaan Cirebon Berbaur dengan Korea?

Sebetulnya usaha Wawan untuk menghidupkan seni wayang wong Cirebon mulai membuahkan hasil. Sejak pandemi, sekitar 130 orang murid sudah belajar di Sanggar Seni Setiya Negara. Tidak hanya wayang wong, mereka pun diajarkan kesenian tari lainnya.

"Tahun ini sudah 130 murid. Pertama buka yang belajar ada 70 murid. Tapi sekarang cuman 20 persen yang berangkat karena kondisi sanggar rusak dan membahayakan," kata Wawan kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (12/10/2021).

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya