Senjakala Kesenian Wayang Wong Cirebon, Sanggar Terakhir Ambruk Dimakan Zaman

Fathnur Rohman, Jurnalis
Selasa 12 Oktober 2021 16:15 WIB
Sanggar Wayang Wong di Cirebon ambruk (Foto: Okezone/Fathnur)
Share :

Bangunan sanggar ini, kata dia, merupakan salah satu hal yang diwariskan oleh Mama Kandeg. Sanggar tersebut menjadi saksi bagaimana kakeknya berkiprah sebagai seniman ternama di Cirebon.

Sangar Seni Setiya Negara juga diketahui merupakan sanggar wayang wong tertua di Cirebon.

Untuk sementara kegiatan kesenian dialihkan di salah satu rumah murid. Meski demikian, ada perasaan yang mengganjal di hati Wawan. Ia mengaku tidak bisa mengajarkan murdinya dengan leluasa.

"Cuma tiga minggu. Sempat pindah latihan ke rumah murid. Saya enggak enak, khawatir mengganggu lingkungan sekitar," paparnya.

Akan tetapi, pilihan itu adalah yang terbaik saat ini. Jika latihan tetap diadakan di sanggar, maka para murid akan dihantui dengan rasa was-was. Kondisi sanggar menurutnya bisa membahayakan keselamatan murid.

"Kalau latihan itu kadang gak sengaja ada murid yang bersandar ke tiang kayu. Sebelum ambruk, kita topang atapnya pakai kayu. Nah kalau ada yang bersandar, itu goyang. Jadi pas latihan anak-anak langsung teriak," katanya.

"Ambruk awal bulan Juli. Waktunya sore pas anak-anak latihan. Pas ambruk mereka lari dan nangis," tambahnya.

Usai ambruk, lanjutnya, ia dan rekannya langsung memungut genting yang tersisa. Ia khawatir blia dua tiang yang ada tidak mampu lagi menahan atap sanggar. Selain itu kedua tiang yang menyangga atap pun sudah lapuk.

"Kita sayang gentingnya. Jadi kita ambil. Setelah ambruk dan genting berjatuhan, ada bagian depan sanggar yang rusak juga," ungkapnya.

Akibat peristiwa itu, sejumlah orang tua murid melarang anaknya untuk latihan. Ia pun memaklumi hal tersebut. Sebab, seacara kasat mata kondisi sanggar juga sangat memprihatinkan. Ia tidak ingin kejadian serupa terulang kembali.

"Ada beberapa murid yang sengaja libur. Ya tidak diizinkan oleh orang tua karena membahayakan," tuturnya.

Melihat kondisi sanggar saat ini membuat hati Wawan sakit. Ia ingin melestarikan kesenian yang dulu digeluti kakeknya. Namun, usaha itu terganggu dengan sanggar yang rusak.

Kini, Wawan menanti pihak terkait untuk terjun langsung melihat kondisi sanggar tertua wayang wong Cirebon, yang rusak dan ambruk karena dimakan usia.

"Batin saya menangis. Kalau saya pergi merantau kerja cari uang buat sanggar, yang di sini siapa?. Sanggar ini paling utama. Sebelum ambruk sampai sekarang belum ada (obrolan) dengan pihak terkait. Saya pribadi siap kalau menunjukkan SK dan lainnya," ucap dia.

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya