BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tercatat telah memangkas 2.173 pohon sejak awal 2021. Pemangkasan pohon dilakukan mengantipasi terjadinya pohon tumbang atau bencana lainnya.
Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Penghijauan dan Pemeliharaan Pohon DPKP3 Kota Bandung Mustofa mengatakan, pihaknya mengarahkan 30 orang anggota untuk memangkas pohon-pohon yang dinilai sudah rusak. Pemangkasan pohon bertujuan untuk mengurangi beban pohon agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Pohon di titik-titik yang rawan tumbang kami pangkas. Kami juga melayani permohonan masyarakat. Jika melihat pohon yang berpotensi tumbang, segera hubungi kami. Bisa melalui media sosial DPKP3 atau bersurat," ujar Mustofa saat acara Bandung Menjawab di Auditorium Balaikota Bandung, Kamis (28/10/2021).
Mustofa mengatakan, perampingan pohon sudah dilakukan sejak awal tahun. Hingga September 2021 lalu, pihaknya telah memangkas 2.173 pohon yang tersebar di 30 kecamatan.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Jabodetabek 3 Hari ke Depan, Waspada Banjir, Pohon Tumbang dan Longsor
Dia mencatat, sejak awal Januari hingga September ini, sebanyak 181 pohon telah tumbang dan patah dahan. "Ada dua faktor yaitu alam dan manusia. Alam seperti hujan deras disertai angin kencang. Sedangkan faktor manusia, salah satunya adanya pemotongan akar pohon. Padahal akar berfungsi untuk menopang pohon," tuturnya.
Mustofa mengimbau masyarakat agar sama-sama ikut memelihara pohon dan segera melaporkan jika menemukan pohon yang dinilai sudah rusak. Memasuki musim penghujan seperti sekarang ini, Mustofa juga meminta agar masyarakat menghindari berteduh di bawah pohon.
"Hindari tempat-tempat yang banyak pohon, kurangi bepergian di musim penghujan, dan hati-hati saat bepergian," pintanya.