PM Thailand: Perubahan Iklim Adalah Masalah Hidup dan Mati

Vanessa Nathania, Jurnalis
Selasa 02 November 2021 17:11 WIB
PM Thailand Prayut Chan-o-cha di KTT COP26 (Foto: AP)
Share :

GLASGOWPerdana Menteri Thailand, Prayut Chan-o-cha mengatakan kepada konferensi perubahan iklim global PBB COP26 yang diadakan di Glasgow pada Senin (01/11), jika perubahan iklim adalah "tantangan terberat di zaman kita".

Dalam pidatonya di KTT Pemimpin Dunia, Prayut mengatakan bahwa taruhannya tidak pernah lebih tinggi dari saat ini untuk mencapai tujuan bersama dalam memerangi krisis, sambil menyoroti Thailand sebagai salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak kerusakan dari perubahan iklim.

"Ini adalah masalah hidup dan mati bagi dunia kita dan masa depan anak-anak kita," katanya.

“Waktu hampir habis dan kita tidak bisa lagi berpuas diri dalam memerangi perubahan iklim, karena itu berarti akhir dari dunia seperti yang kita tahu,” lanjutnya.

Baca juga: Tak Becus Urus Covid-19, PM Thailand Dituntut Mundur, Demonstrasi Bentrok dengan Polisi

“Ini adalah perang dimana manusia dapat bergandengan tangan, bukan untuk menghancurkan satu sama lain tetapi untuk melawan musuh bersama yang kita ciptakan sendiri dan untuk memperbaiki kesalahan yang kita buat di planet ini,” ujarnya.

Prayut mengatakan Thailand bersedia meningkatkan tingkat ambisinya untuk mencapai emisi nol bersih pada pertengahan abad ini, 15 tahun lebih cepat dari yang dijanjikan saat ini, jika negara tersebut menerima dana dan teknologi yang diperlukan dari negara-negara kaya.

“Saya di sini untuk menyatakan kesediaan Thailand agar lebih agresif dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dengan segala cara dan dengan segala cara yang mungkin,” jelasnya.

Baca juga: Biden 'Tertangkap Basah' Sedang Tidur saat Pidato Pembukaan KTT COP26

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya