JAKARTA - Bupati Banyumas Achmad Husein viral di media sosial, setelah beredarnya cuplikan video pernyataan dirinya tentang operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Cuplikan video tersebut berawal saat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengundang dan mengumpulkan seluruh Bupati dan Walikota Jawa Tengah serta pimpinan DPRD untuk mengikuti rapat koordinasi. Pertemuan yang bertajuk Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi Terintegrasi itu dihadiri oleh Firli Bahuri, Ketua KPK, dan digelar di Semarang pada Kamis (11/11/2021)
BACA JUGA: KPK Tangkap 8 Orang terkait OTT di Riau, Salah Satunya Bupati Kuansing
Sebagai ketua KPK, Firli menyampaikan arahan dan edukasi mengenai hal-hal yang berpotensi tindak korupsi, sekaligus bagaimana mencegah dan membentengi diri agar tidak terlibat dalam praktik korupsi.
Selain itu, dalam rapat koordinasi ini para bupati dan walikota juga mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya terkait hal tersebut.
BACA JUGA: Ini Pesan Ketua KPK kepada Kepala Daerah
Salah satu di antara beberapa pemimpin daerah yang turut berbicara dan seketika menjadi sorotan publik adalah curhatan Bupati Banyumas, Achmad Husein. Pasalnya, ia mengaku takut terhadap Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK yang digunakan sebagai strategi dalam menangkap koruptor.