5 Fakta Warga Minang Kirim 5 Ton Rendang ke Korban Erupsi Gunung Semeru, Balas Budi hingga Masak Bersama

Tim Okezone, Jurnalis
Jum'at 10 Desember 2021 07:34 WIB
Masyarakat Sumatera Barat kirim rendang daging untuk korban letusan Gunung Semeru (Foto: MNC Portal)
Share :

PADANG – Bantuan untuk korban bencana Gunung Semeru yang meletus di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, terus berdatangan. Salah satunya yakni rendang daging langsung dari Ranah Minang. Berikut 5 fakta bantuan rendang yang dikirimkan masyarakat Sumatera Barat.

1. Inisiasi mantan Wali Kota Padang

Donasi rendang untuk korban bencana alam letusan Gunung Semeru merupakan inisiasi dari mantan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar. Dia pun mengajak masyarakat Sumatera Barat mulai menggalang bantuan dan bekerja sama membantu para pengungsi. Bantuan ini juga bekerja sama dengan lembaga sosial Aksi Cepat Tanggap (ACT), serta berbagai organisasi masyarakat.

2. Target 5 ton

Dikutip Antara, rendang yang dikirimkan ditargetkan sebanyak 5 ton. Menurut rencana, rendang ini dikirim pada Kamis (9/12) kemarin setelah proses memasak dan pengemasan selesai.

Baca juga: Balas Budi saat Gempa, Warga Minang Kirim Berton-ton Rendang ke Korban Semeru

3. Balas budi

Donasi rendang merupakan bentuk balas budi dari warga Sumatera Barat kepada Kabupaten Lumajang yang pernah dibantu saat gempa hebat di Padang 2009 silam. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat memasak satu ton rendang untuk membantu meringankan beban korban bencana guguran awan panas Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Baca juga: Warga Berkerumun Lihat Aliran Lava Pijar Gunung Semeru di Pronojiwo

4. Masak bersama

Kegiatan memasak satu ton rendang bertajuk "Dharmasraya Marandang Peduli Lumajang" ini dilakukan bersama-sama berbagi pihak. Acara memasak ini dipusatkan di kawasan Sentra Industri Logam (IKM) Gunung Medan dengan melibatkan seluruh OPD, camat, dan pihak terkait lainnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya