LUMAJANG - Siti Nurhasanah, pegawai kamar mayat RSUD dr Haryoto Lumajang, dengan sigap dan tanpa rasa takut membantu pemulasaran jenazah korban letusan Gunung Semeru. Wanita berkacamata itu membantu Tim DVI Bidokkes Polda Jatim untuk mengindentifikasi jenazah korban.
Perempuan berusia 26 tahun warga Rowokangkung, Kabupaten Lumajang ini selalu sibuk membantu pemulasaran korban letusan Gunung Semeru. Dia tanpa canggung membantu Tim SAR yang kebanyakan pria untuk mengirim jenazah ke kamar mayat RSUD dr Haryoto hingga proses pemulasaran korban.
Baca juga: Cerita Misni, Warga yang Selamat dari Erupsi Semeru Usai Berlindung di Mushola
Dengan jarak tempuh 13 kilometer dari rumahnya ke kamar mayat, ibu dengan dua anak ini siap ditelpon setiap saat bila ada kedatangan jenazah.
Nurhasanah menuturkan, dirinya mengabdi di pemularasan kamar mayat RSUD dr Haryoto ini sejak 6 bulan lalu. Dia bekerja dari jam 7 hingga jam 1 siang. Meski begitu, Siti selalu on call bila ada kedatangan jenazah.
Baca juga: Kisah Ngatri, Panggul Anaknya yang Disabilitas Lari dari Kejaran Awan Panas Semeru