INGGRIS - Sekitar 12.000 pengungsi Afghanistan akan memulai tahun baru 2022 di hotel-hotel di Inggris ketika pemerintah berjuang untuk membujuk anggota dewan untuk menemukan rumah permanen bagi para pendatang baru.
Menurut Departemen Pekerjaan dan Pensiun (DWP), dari 16.500 orang yang diterbangkan dari Afghanistan ke Inggris sejak Agustus lalu, lebih dari 4.000 orang telah pindah ke rumah menetap atau sedang dalam proses dipindahkan ke rumah yang sesuai.
Sisanya menunggu dengan sabar dimana mereka akan mulai membangun kembali kehidupan mereka. Banyak dari mereka yang mengatakan bahwa hati mereka tetap di Afghanistan dan berharap untuk bisa kembali suatu hari nanti.
Mereka tidak akan didistribusikan secara merata di seluruh Inggris setelah pemerintah memutuskan untuk tidak memaksa otoritas lokal untuk menampung kembali para pengungsi. Menurut juru bicara Departemen Dalam Negeri, lebih dari 300 otoritas lokal di Inggris telah menawarkan akomodasi permanen.
Baca juga: 700 Pengungsi Afghanistan Tinggalkan Pangkalan Militer AS
Menurut sumber di DWP dan Departemen Dalam Negeri, lebih dari 12.000 pengungsi Afghanistan tetap berada di akomodasi penghubung pada 22 Desember lalu. Menurut Dewan London, asosiasi pemerintah lokal untuk Greater London, setidaknya 4.000 di antaranya berada di London.
Pejabat dewan London menggambarkan situasi di hotel sebagai "kekacauan" dan menyatakan keprihatinan khusus tentang ketidaksesuaian hotel dalam jangka panjang untuk menampung sejumlah besar anak yang saat ini tinggal di dalamnya.
Baca juga: Tamu-Tamu dari Afghanistan Ubah Wajah Pangkalan Militer AS