Kebakaran Robohkan Atap Gedung Parlemen Afsel, Seorang Pria Ditangkap

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 03 Januari 2022 08:22 WIB
Pemadam kebarakan melihat kerusakan yang terjadi akibat kebakaran di gedung parlemen Afrika Selatan di Cape Town, 2 Januari 2022. (Foto: Reuters)
Share :

CAPE TOWN - Kebakaran yang melanda gedung parlemen Afrika Selatan di Cape Town pada Minggu (3/1/2022) menyebabkan kerusakan parah. Api merobohkan atap dan menghancurkan seluruh lantai di salah satu gedung. Pihak berwenang telah menangkap seorang pria berusia 50-an tahun sehubungan dengan kebakaran itu.

Kebakaran yang terjadi pada pagi hari berlangsung selama berjam-jam, melanda beberapa gedung yang berada di kompleks parlemen tersebut. Menjelang sore, petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api di salah satu gedung.

BACA JUGA: Gedung Parlemen Afrika Selatan Dilalap Api, Dinding Retak Dikhawatirkan Runtuh

Menurut keterangan pihak berwenang, sistem sprinkler di gedung parlemen tersebut tampaknya telah dirusak sehingga tidak berfungsi.

Menteri Pekerjaan Umum dan Infrastruktur Patricia De Lille mengatakan kepada wartawan bahwa seorang pria telah ditangkap di dalam parlemen, menambahkan bahwa kasus itu telah diserahkan ke unit polisi elit bernama Hawks.

"Adalah peran Hawks untuk menyelidiki setiap serangan terhadap institusi politik," kata De Lille sebagaimana dilansir Reuters.

Parlemen mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tersangka adalah seorang pria berusia 50-an.

Tidak ada laporan tentang cedera.

Penyebab kebakaran belum diketahui tetapi De Lille mengatakan bahwa menurut laporan yang diterimanya, latihan kebakaran pemeliharaan standar telah dilakukan tepat sebelum parlemen tutup untuk liburan Natal dan Tahun Baru dan semuanya termasuk alat penyiram berfungsi.

BACA JUGA: Peraih Nobel Perdamaian Desmond Tutu Wafat di Usia 90 Tahun

"Apa yang ditemukan pagi ini adalah seseorang telah menutup salah satu katup dan kemudian tidak ada air untuk memicu sistem penyiram otomatis menyala," kata De Lille. Dia menambahkan bahwa rekaman CCTV mengkonfirmasi bahwa seseorang berada di dalam gedung sejak pagi dini hari.

Presiden Cyril Ramaphosa mengatakan kepada wartawan setelah mengunjungi lokasi itu bahwa pekerjaan parlemen akan terus berlanjut meskipun terjadi kebakaran. Dia juga memuji petugas pemadam kebakaran karena menyelamatkan "aset nasional yang sangat penting dari pemerintah kita".

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya