Sebelum letusan terbesar, gunung berapi telah meletus selama beberapa hari. Badan Meteorologi Tonga telah memperingatkan bahwa bau belerang dan amonia dilaporkan di beberapa daerah.
Banyak orang Tonga di Australia dan Selandia Baru menjadi khawatir akan keselamatan mereka karena tidak dapat berbicara dengan teman dan keluarga mereka,
Fatima mengatakan dia tidak mendengar apa-apa dari rekannya yang menjalankan restoran pinggir laut di ibu kota Tonga, Nuku'alofa.
"Semuanya sangat menyedihkan, kami berharap yang terbaik," katanya kepada BBC.
"Ini akan sangat memukul mereka karena mereka telah lama dikurung tanpa ada turis yang berkunjung dan sekarang ini,” ujarnya.
Gambar satelit menunjukkan beberapa pulau terpencil telah sepenuhnya tenggelam oleh air laut.
Para ahli mengatakan letusan gunung berapi Hunga-Tonga Hunga-Ha'apai adalah salah satu yang paling ganas di kawasan itu dalam beberapa dekade.
Gempa ini memicu peringatan tsunami di beberapa negara, termasuk Jepang dan AS, menyusul bencana banjir melanda beberapa bagian pantai California dan Alaska.
Menteri Luar Negeri Inggris Zac Goldsmith menyebut situasi di Tonga "mengejutkan" dan mengatakan Inggris siap membantu dan mendukung teman dan mitra Persemakmuran itu dengan cara apa pun yang bisa mereka lakukan.
(Susi Susanti)