Kisruh di Desa Wadas, Ganjar: Saya Minta Maaf dan Saya yang Bertanggung Jawab

Tim Okezone, Jurnalis
Rabu 09 Februari 2022 13:45 WIB
Ganjar Pranowo. (Foto: IG Ganjar)
Share :

JAKARTA - Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta maaf dan bertanggung jawab atas kisruh polisi dengan warga yang terjadi Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Permintaan maaf itu disampaikannya untuk seluruh masyarakat Indonesia, khususnya warga Desa Wadas.

“Bapak Ibu yang sangat saya hormati. Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat, wabil khusus masyarakat Purworejo, wabil khusus masyarakat Desa Wadas karena kejadian kemarin ada yang betul-betul merasa ditak nyaman. Saya minta maaf dan saya yang bertanggung jawab,” ucap Ganjar saat konferensi pers di Mapolres Purworejo, Rabu (9/2/2022).

Ganjar mengatakan, dirinya sudah menelpon Kapolda dan Wakapolda Jateng guna memantau situasi yang ada. Dia pun menyampaikan permintaan agar 23 warga Desa Wadas yang ditahan agar bisa dibebaskan.

 Baca juga: Polisi Amankan 23 Warga Desa Wadas Diduga Anarkis dan Bawa Senjata Tajam

“Kemarin malam saya sudah menelepon Pak Kapolda dan Pak Wakapolda. intens sekali untuk memantau perkembangan yang ada. Saya menyampaikan agar warga Wadas dibebaskan dan kami bersepakat insyallah hari ini warga akan dipulangkan,” ucapnya.

 

Ganjar juga mengaku sudah berkomunikasi dengan Komnas HAM terkait hal tersebut. “Komnas HAM setuju dengan (pembebasan) itu,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, polisi mengamankan total 23 orang selama proses pengukuran lahan untuk pembangunan proyek Bendungan Bener di wilayah Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Selasa 8 Februari 2022. Wakapolda Jateng mengatakan bahwa puluhan orang itu diamankan lantaran bertindak anarkis dan menghalangi petugas.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya