Seorang Wanita Dirantai Lehernya, China Klaim Penangkapan Kasus Perdagangan Manusia

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 12 Februari 2022 10:50 WIB
Wanita diikat lehernya diduga korban perdagangan manusia (Foto: Douyin)
Share :

CHINA - Pihak berwenang di kota Xuzhou, China mengatakan seorang wanita sakit jiwa yang ditemukan dengan rantai di lehernya di sebuah gubuk desa adalah korban perdagangan manusia.

Tiga orang telah ditangkap terkait kasus tersebut. Sebuah video ibu delapan anak dengan leher dirantai memicu kemarahan besar di dunia maya ketika muncul dua minggu lalu.

Para pejabat pertama kali menolak klaim perdagangan manusia, tetapi netizen yang marah terus menekan dan menuntut penyelidikan. Banyak dari mereka juga curiga tentang penculikan dan pelecehan.

Baca juga: Ketakutan, Guru Ini Rela Bayar 'Perdagangan Manusia' untuk Keluar dari Afghanistan Usai Serangan Bom

Bahkan hype seputar Olimpiade Beijing telah gagal mengalihkan perhatian orang dari masalah ini. Topik Weibo tentang penderitaan wanita itu telah mencapai lebih dari 3 miliar tampilan sejak berita itu pertama kali muncul.

Wanita itu ditemukan dikurung di gudang tak berpintu di luar rumahnya, mengenakan pakaian tipis, dalam suhu beku.

Baca juga: AS: 17 Negara Masuk Daftar Negara Abai Perdagangan Manusia

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya