MASJID Istiqlal diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 22 Februari 1978. Hingga akhirnya, setiap 22 Februari diperingati sebagai Hari Istiqlal untuk mengingat sejarah pembangunan masjid tersebut.
Sebelum diresmikan, pembangunan masjid yang terletak di jantung Ibu Kota itu memiliki perjalanan panjang. Peletakan batu pertama proyek pembangunan itu dilakukan Presiden Soekarno pada 24 Agustus 1961, sebelum Soeharto menjadi Presiden.
Baca Juga: Masjid Istiqlal Gelar Sholat Jumat dengan Prokes Ketat
Dihimpun dari berbagai sumber, sekira tahun 1950 hingga 1960 an ada Taman Wilhelmina di depan Lapangan Banten. Lokasi tersebut dikenal sepi, kotor dan tak terurus. Tembok-tembok bekas bangunan Frederik Hendrik di taman dipenuhi lumut dan rumput ilalang di mana-mana.
Hingga ribuan orang melakukan kerja bakti. Mulai dari masyarakat biasa, pegawai negeri, swasta, alim ulama hingga ABRI berjibaku membersihkan taman di bekas benteng penjajah itu.
Ide untuk membangun masjid di lokasi tersebut pun terlontar dari Menteri Agama RI pertama, KH Wahid Hasyim bersama dengan H. Agus Salim, Anwar Tjokroaminoto dan Ir. Sofwan beserta sekitar 200-an orang tokoh Islam pimpinan KH. Taufiqorrahman. Ide itu diwujudkan dengan membentuk Yayasan Masjid Istiqlal.
Baca Juga: Ketika Ajudan Jenderal Ahmad Yani Temui Sarwo Edhie Wibowo Sambil Menangis