Dia menjelaskan kronologi kecelakaan tersebut. Awalnya, bus bernopol D 7610 AT membawa rombongan peziarah dari Palembang. Selesai berziarah di makam Sunan Ampel Surabaya, hendak ke Jombang. Saat melaju di lajur kanan di kilometer tersebut, ada salah satu penumpang bernama Burniat merebut kemudi setir dari sopir dan membanting setir ke lajur berlawanan.
BACA JUGA:Rawan Kecelakaan, KAI Tutup 311 Perlintasan Sebidang
Sehingga bus menabrak truk Colt Diesel bernopol W 9948 NZ yang melaju dari arah Waru menuju Perak hingga ringsek. Akibatnya, sopir truk dan kernetnya yang terjepit tewas di lokasi kejadian. Diduga, Burniat mengambil alih kemudi dari sopir bus akibat depresi. Namun, polisi masih melakukan pendalaman terkait dugaan itu.
"Kami belum mengetahui identitas dua korban yang meninggal dunia. Ini masih kami data," tandas Dwi.
(Awaludin)