UKRAINA - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Ukraina menyatakan pada Sabtu (5/3), musuh menyerang Bila Tserkva, salah satu kota di Ukraina. Lebih dari 20 rumah rusak. Di Irpin, pengeboman menghancurkan rel kereta api dan mengganggu kereta api yang digunakan untuk mengevakuasi warga sipil.
Menurut siaran pers Kedutaan Besar Ukraina di Republik Sosialis Vietnam, para penyerang dari Rusia terus menggunakan berita palsu untuk menyiapkan laporan video tentang "keberhasilan" "operasi" di Ukraina.
Di Brovary, dekat pemukiman Peremoha, para pembela Ukraina melakukan serangan udara pada 15 brigade infanteri bermotor terpisah dari Distrik Militer Pusat penjajah Rusia.
Baca juga: Rusia Terus Tembaki dan Kepung Mariupol, Evakuasi Warga Ukraina Jadi Kacau
Unit Angkatan Bersenjata Ukraina juga berhasil menghancurkan komandan Resimen Serangan Pengawal ke-247 Distrik Militer Selatan Angkatan Bersenjata RF. 2 pesawat agresor Rusia ditembak jatuh, 3 pilot ditawan, 1 tewas dalam aksi. 5 helikopter dan 1 UAV musuh jatuh.
Baca juga: Rusia dan Ukraina Sepakati Koridor Kemanusiaan, Evakuasi Warga Sipil dari Perang
Selama serangan udara berikutnya salah satu pelaut militer Ukraina menembak jatuh pesawat agresor, yaitu Su-25. Para pilot ditawan.
Kemenhan mengatakan pesawat yang jatuh lepas landas pada penerbangan "terakhir" dari lapangan terbang yang ditangkap pada tahun 2014 di Saki (Novofedorovka), Krimea.
Laksamana Muda Oleksiy Neizhpapa, Komandan Angkatan Laut AFU mengatakan di wilayah Mykolaiv, Marinir Ukraina bersama dengan prajurit Komando Operasi "Selatan" menembak jatuh empat helikopter musuh.
Sementara itu, Kepala Administrasi Wilayah Luhansk menyatakan bahwa Rumah Sakit Klinik Anak Wilayah Luhansk dihancurkan oleh Pasukan Rusia. Pihak berwenang sedang bekerja untuk memulihkan komunikasi di daerah tersebut.
Kementerian Dalam Negeri Ukraina mengatakan situasi di Irpin sangat mencekam. Setelah serangkaian serangan udara yang kuat, agresor Rusia memasuki kota, tetapi polisi berhasil mengevakuasi beberapa keluarga dengan anak-anak.
Warga sipil segera mengambil truk dan meninggalkan kota. Dilaporkan bahwa militer Rusia sudah melewati jalan-jalan Irpin.
Pada Sabtu (5/3) pukul 17.00 waktu setempat, setelah serangan udara di mikrodistrik Saltivka Utara di Kharkiv, 10 bangunan tempat tinggal bertingkat rusak.
Selama 24 jam terakhir pasukan Rusia juga berusaha menghancurkan kota Ochakiv. Angkatan Bersenjata Ukraina berhasil mempertahankan kota.
Pesawat Rusia juga dilaporkan menjatuhkan bom udara berat di kamp militer Brigade Slobozhansk ke-5 pada Sabtu (5/3) malam. Empat prajurit tewas dan banyak yang terluka. Anggota brigade membersihkan penyumbatan. Terlepas dari kerugian dan kerusakan parah pada infrastruktur, pasukan Ukraina terus membela Kharkiv bersama dengan Angkatan Bersenjata, Pertahanan Teritorial, Polisi Nasional, dan Dinas Keamanan.
Berdasarkan informasi yang tersedia, perusahaan militer swasta Rusia (PMC) mengintensifkan perekrutan personel dengan pengalaman militer. Militer Rusia Wagner diketahui dikembangkan di Rostov-on-Don, kota yang juga digunakan sebagai markas PMC.
(Susi Susanti)