Rusia Invasi Ukraina: Korban Sipil Lebih dari 1.200, Pengungsi Tembus 2 Juta

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis
Rabu 09 Maret 2022 06:57 WIB
Warga sipil menjadi korban perang Rusia vs Ukraina (Foto: Getty Image/BBC Indonesia)
Share :

Klaim gencatan senjata terbaru dari Rusia ini diambil beberapa hari setelah upaya jeda perang di Mariupol gagal. Selama jeda perang itu, pasukan Rusia dilaporkan terus menerus memuntahkan pelurunya, menurut Ukraina.

Presiden Ukraina kecam NATO 

Dalam perkembangan lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam keputusan para pemimpin NATO karena kembali menolak memberlakukan zona larangan terbang atas pesawat-pesawat Rusia di negaranya.

Setelah bertemu dengan para menteri luar negeri di Brussel, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan aliansi itu telah membuat "keputusan yang menyakitkan" dengan mengesampingkan seruan zona larangan terbang di atas Ukraina.

Presiden Zelensky marah atas keputusan itu. "Hari ini kepemimpinan aliansi [NATO] memberi lampu hijau untuk pemboman lebih lanjut di kota-kota dan desa-desa Ukraina."

"Semua orang yang mati mulai hari ini juga akan mati karena kalian, karena kelemahan kalian, karena kurangnya persatuan kalian," katanya.

Pertempuran sengit terus berlanjut di utara, timur dan selatan Ukraina.

Ibu Kota Kyiv menghadapi serangan rudal baru Rusia, dengan ledakan terdengar di sekitar ibu kota, sementara kota pelabuhan tenggara Mariupol telah dikepung dan ditembaki, dan pemboman berlanjut di kota-kota timur laut Kharkiv dan Chernihiv. 

Serangan Rusia di PLTN makan korban jiwa

Sementara itu, dalam pertemuan darurat di Dewan Keamanan PBB, perwakilan AS mengatakan Rusia telah melakukan serangan yang sembrono terhadap pembangkit nuklir Ukraina, Zaporizhzhya, yang merupakan terbesar di Eropa pada Kamis malam (03/03). 

Para pemimpin dunia juga menyebut serangan di PLTN sebagai hal yang "mengerikan, ceroboh dan tidak dapat diterima." Pemantau internasional mengatakan tidak ada bahan radioaktif yang bocor dan reaktor itu masih aman.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya