Peretas AS 'Bajak' Komputer di China, 87% Serangan Siber Targetkan Rusia

Susi Susanti, Jurnalis
Sabtu 12 Maret 2022 16:57 WIB
Peretas AS sabotase komputer di China (Foto: AFP)
Share :

CHINA - Peretas yang beroperasi terutama dari Amerika Serikat (AS) telah mengambil kendali komputer di China, menggunakannya untuk melakukan serangan siber terhadap target di Rusia, Belarusia dan Ukraina.

Kantor Berita China Xinhua melaporkan pada Jumat (11/3), otoritas internet China mulai mendeteksi aktivitas berbahaya tersebut pada akhir Februari lalu. Menurut laporan itu, internet China telah berada di bawah serangan "konstan" dari luar negeri sejak saat itu.

Kantor berita yang mengutip pejabat itu mengungkapkan bahwa sebagian besar serangan siber telah ditelusuri kembali ke AS, dengan 10 alamat seperti itu di Negara Bagian New York. Komputer China dikabarkan juga menjadi sasaran dari Jerman, Belanda, dan beberapa negara lainnya.

 Baca juga: Anonymous Deklarasi Perang Siber Terhadap Rusia, Sejumlah Situs Penting Langsung Diretas

Menurut angka yang dikutip di media China, sekitar 87% dari semua serangan siber yang dilakukan melalui komputer di China menjadikan Rusia sebagai target utama mereka.

Baca juga: Perang Siber, Hacker Rusia Curi Data Bank AS Pasca Diserang Anonymous 

Artikel tersebut meyakinkan pembaca bahwa otoritas internet China telah menanggapi pelanggaran dunia maya “sampai batas maksimum dan tepat waktu.”

Sejak Rusia meluncurkan kampanye militernya melawan Ukraina pada 24 Februari, situs web pemerintah negara itu serta milik beberapa bank komersial, perusahaan, dan media besar, termasuk RT, telah menjadi sasaran berbagai serangan siber.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya