Perindo: E-Voting Butuh Persiapan Matang

Carlos Roy Fajarta, Jurnalis
Sabtu 26 Maret 2022 10:20 WIB
Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia/ Foto: MNC Portal
Share :

JAKARTA - Pelaksanaan pemilu dengan menggunakan sistem E-Voting tidak bisa dilakukan secara dadakan dan terburu-buru.

(Baca juga: Wacana E-Voting, Waketum Perindo: Menarik, tapi Matangkan Dulu E-Rekapitulasi)

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah usai pertemuan antara Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo Menerima Sejumlah Tokoh Juru Bicara Nasional (Jubnas) Partai Perindo di kantor DPP Partai Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022) malam.

'Syarat E-voting pertama tidak melanggar asas umum langsung bebas rahasia jujur adil, yang kedua daerah yang menerapkan E-voting itu harus sudah siap dari sisi teknologi, pembiayaan, SDM, dan perangkat lunaknya, dan ini bagian dari kumulatif yang ada," ujar Ferry Kurnia.

Mantan anggota komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI periode 2012-2017 ini mengatakan, apabila hal mendasar tersebut belum siap maka sebaiknya wacana E-voting dalam Pemilu 2024 jangan dipaksakan. Ferry mendorong pemerintah dan penyelenggara pemilu memperkuat pelaksanaan e-rekap.

"Pertanyaan mendasar dimana sisi manipulasi yang ada atau sisi kebaikan yang ada dalam proses pemilihan umum agar Pemilu lebih cepat. Dengan proses e-rekap saya pikir itu penting untuk dikuatkan," kata Ferry Kurnia.

Lebih lanjut ia mengungkapkan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) itu secara sosiologis masyarakat itu sangat menarik, karena masyarakat berbondong-bondong ke sana dengan menunjukkan keriangannya.

"Yang harus diperbaiki itu proses mekanisme dari TPS ke tingkat atasnya, untuk itu dibutuhkan digital pemilu melalui mekanisme e-rekap. Saya pikir itu yang harus dikuatkan terlebih dahulu," jelasnya.

Ferry Kurnia menyebutkan apabila kepercayaan publik meningkat, ketika teknologi mendukung, ketika syarat kumulatif ada, baru pemerintah bisa merencanakan pelaksanaan e-voting.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny G. Plate mengusulkan pemungutan suara pada pemilihan umum atau Pemilu 2024 diselenggarakan melalui internet atau e-voting karena lebih efektif dan efisien.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya