YOGYAKARTA - Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo menolak keras wacana penundaan Pemilu 2024, termasuk perpanjangan masa jabatan presiden. Pasalnya, hal tersebut tidak sesuai konstitusi.
"Kalau ingin mengubah konstitusi maka saat ini bukan waktu yang tepat," kata Hary Tanoesoedibjo, Sabtu (26/3/2022).
Baca Juga: Perbaiki Jalan Rusak, Ketua DPW Partai Perindo Babel: Kami Tanggapi Langsung Keluhan Masyarakat
Menurut Hary Tanoe, masa jabatan presiden dua periode sudah sangat cukup sehingga tidak perlu diperpanjang lagi. Ketika akan ada perpanjangan masa jabatan, kata Hary Tanoe, maka masalahnya sangat kompleks.