JAKARTA - Ketua Relawan Perempuan dan Anak Perindo, Jeannie Latumahina menceritakan perjuangannya mengadvokasi korban anak di bawah umur yang mengalami pelecehan seksual oleh sembilan orang pria dewasa di wilayah Pare, Kediri, Jawa Timur.
Jeannie menegaskan, anak perempuan yang berusia 12 tahun tersebut mengalami pemerkosaan oleh sekelompok pelaku dalam satu hari.
"Saya mewakili relawan perempuan dan anak Perindo mengutuk tindakan pelecehan seksual terhadap anak perempuan di bawah umur. Ini peristiwa yang terjadi di luar batas kemanusiaan, seorang anak perempuan diperkosa secara bergiliran dalam satu hari," kata Jeannie dalam podcast aksi nyata yang ditayangkang secara daring via youtube Perindo, Selasa (29/3/2022) malam.
BACA JUGA:Tega! Dua Remaja Cabuli Gadis 17 Tahun hingga Hamil
Jeannie mengungkapkan, kondisi anak perempuan tersebut sedang dalam trauma yang mendalam. Korban, menurutnya, masih sulit menerima lingkungan luar karena pengalaman traumatiknya tersebut.
"Anak perempuan itu mengalami suatu trauma yang luar biasa. Untuk mendengar suara orang lain saja ketakutan, bertemu orang lain juga sulit. Sungguh suatu perbuatan yang keji," katanya menyampaikan.
BACA JUGA:Istri Sedang Hamil, Pria Ini Malah Cabuli Bocah 7 Tahun
Jeannie menjelaskan, saat ini dari sembilan pelaku pelecehan seksual baru hanya lima orang yang berhasil ditangkap.
"Kami berharap aparat kepolisian, dalam hal ini Polres Kediri Pare untuk segera meringkus sisa empat orang pelaku pelecehan seksual itu. Jangan biarkan pelaku pedophilia ini berkeliaran bebas," imbuh Jeannie.