"Beberapa kebijakan pemerintah telah di keluarkan, Permendag. Kemudian beberapa kali dikeluarkan smpai dengan terakhir beberapa waktu lalu diputuskan untuk HET minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 dan kemudian diberikan subsidi sehingga disparitas harga antara dalam dan luar ini bisa ditutup dengan adanya subsidi tersebut. Sehingga kemudian kita harapkan bahwa minyak curah betul-betul sudah ada di pasar," ucap Sigit.
Lebih dalam, berdasarkan data yang ada, dikatakan Sigit, lebih dari 4 ribu lebih pasar yang ada telah tersedia minyak goreng curah. Demi semakin memastikan ketersediaan minyak curah, menurut Sigit, 79 produsen yang terdaftar kapasitas produksinya dinaikan dua kali lipat dari kebutuhan situasi normal.
"Artinya kalau ini betul-betul bisa terdistribusi dengan baik, dengan jaringan distribusi yang ada baik dari distributor swasta maupun distributor BUMN dalam hal ini PT RNI seharusnya minyak goreng curah betul-betul tersedia di pasar," tutup Sigit.
(Awaludin)