Pihak pengajar kaget karena sang anak saat itu tidak berangkat mengikuti pembelajaran. Mendengar hal itu, orangtua korban menyuruh pengajar mencari di rumah tersangka.
"Pengajar Itu diminta untuk mencari di rumah tersangka, karena tersangka sering dimintai tolong untuk mengantar jemput anaknya," papar dia.
Setelah dicek di rumah tersangka, korban ternyata berada di dalam rumahnya. Setelah itu, korban diantar oleh pengajar tersebut ke rumahnya. Ketika sampai di dalam rumah, orangtua bocah tersebut langsung menginterograsi anaknya.
Kepada orangtuanya, korban mengungkapkan jika tersangka mengajak bersetubuh dengan cara membuka bajunya. Pelaku merayu korban agar bersedia diajak berhubungan badan karena alasan sayang.