JAKARTA – Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Jenderal Basuki Rahmat, Kelurahan Cipinang Besar Utara, Kecamatan Jatinegara, atau tepatnya di dekat Pasar Gembrong, Jakarta Timur, Minggu, (24/4/2022) malam.
Belum diketahui berapa kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
(Baca juga: Suasana Sendu Selimuti Pasar Gembrong Usai Terbakar Hebat)
Okezone pun merangkum lima fakta kebakaran yang juga menghanguskan pasar mainan anak-anak terbesar di Jakarta, Senin (25/4/2022).
1. Penyebab Kebakaran
Korsleting listrik diduga jadi penyebab dari kejadian nahas di kawasan permukiman padat penduduk tersebut.
Kasi Operasional Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman mengatakan, awalnya Si Jago Merah muncul dari lantai 2 rumah salah seorang warga bernama Rawinah.
"Penyebab, korsleting listrik berawal dari rumah Ibu Rawinah di lantai 2," ucap Gatot.
2. Ribuan jiwa terdampak
Sebanyak ratusan kepala keluarga (KK) atau sekitar seribu jiwa terdampak dalam peristiwa kebakaran permukiman padat penduduk di Pasar Gembrong, Jakarta Timur pada Minggu 24 April 2022 malam.
"Terdampak 450 KK, 1.000 jiwa (5 RT)," kata Kasi Operasional Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman dalam keterangannya, Senin (25/4/2022).
Gatot menambahkan bahwa penyebab kebakaran kawasan tersebut karena korsleting listrik di lantai 2 rumah warga bernama Rawinah.
3.Warga Butuh Makanan untuk Sahur
Warga di sekitar Kawasan Pasar Gembrong, Jatinegara, Jakarta Timur yang menjadi korban kebakaran pada Minggu (24/4/2022) malam membutuhkan makanan untuk santap sahur.
Sekretaris RT 05 Sunadi mengatakan, kebutuhan itu amat mendesak lantaran banyak warga yang tidak membawa bekal pascakejadian kebakaran di permukiman padat penduduk tersebut.