"Di dapil itu tidak hanya satu calon legislatif, tetapi ada banyak calom legislatif. Saya ambil contoh misalkan si A cuma memiliki dana 500 juta, disitu ada 8 caleg, kalo sama-sama dana nya 500 juta, kalo terkumpul itu 4 miliar untuk konsolidasi dalam satu dapil yang ditanggung renteng," ujarnya.
Dengan begitu, kata dia, cara ini sangat efektif untuk membantu proses politik dari masing-masing Caleg tersebut. Yang membuat biaya politik terlihat mahal, jika hal itu ditanggung perorangan.
"Sebaliknya kalo kerja sendirian, ongkos politik, ongkos konsolidasi, ongkos saksi akan ditanggung satu orang. Itulah kenapa kemudian bedanya Caleg dengan kepala daerah ataupun presiden. Karena dalam satu Dapil itu bisa digotong royongkan dengan caleg-caleg yang lain," tutur dia melanjutkan.
(Khafid Mardiyansyah)