Melihat luka yang dialami korban, lanjut AN, pihak Puskesmas tidak sanggup untuk menanganinya dan korban langsung dibawa olehnya ke RSUD Al-Mulk untuk diberikan pertolongan medis. Selain itu dirinya juga sudah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.
"Untuk pelakunya entah geng motor atau anak sekolah saya tidak tahu, namun kejadian ini dalam satu bulan terlahir sudah terjadi 4 kali dan baru sekarang terdapat korban luka. Biasanya pada malam Minggu mereka memberikan teror dengan mengacungkan celurit, bahkan senjata tajam yang mereka bawa digesekan ke jalan raya sehingga mengeluarkan percikan api," tambah AN.
Lebih lanjut AN mengatakan bahwa warga merasa resah dengan adanya teror tersebut, pihaknya menginginkan rasa aman terutama kepada anak-anak dan perempuan yang akan pergi belanja ke pasar pada dini hari, karena kejadian teror tersebut pernah terjadi kepada warganya.
(Awaludin)