JAKARTA - Rapat Kerja (Raker) Komisi III dengan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly, menyoroti permasalahan terkait dugaan praktik jual beli kamar tahanan di Lapas Kelas I Kota Tangerang.
(Baca juga: Lapas Kotabaru Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Pisang Ijo)
Anggota Komisi III DPR RI Rano Al Fath mengatakan, hal itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Kota Tangerang beberapa waktu lalu. Bahkan, ada tarif sewa kamar yang diberlakukan dengan harga Rp 1 juta sampai dengan Rp 2 juta.
“Di Pengadilan itu terungkap bahwa ada biaya Rp 5.000 per minggu untuk bisa tidur di Aula Lapas, dan ada biaya sewa kamar sebesar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta. Biaya-biaya ini mungkin nanti bisa menjadi gambaran dari Pak Menteri dan Pak Dirjen Lapas bahwa memang ke depan harus sudah mulai ditertibkan tetapi dengan ditambahnya anggaran,” kata Rano di Raker Komisi III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (6/6/2022).
Rano pun meminta agar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) untuk memperhatikan kesejahteraan sipir dan petugas di lapas. Menurutnya, banyaknya masalah yang terjadi di lapas disinyalir lantaran para pegawai lapas yang belum mendapatkan kesejahteraan.
“Ini penting sekali karena kita tahu bahwa banyak sekali masalah yang ada di lapas, bahkan peredaran narkoba misalnya, atau over kapasitas. Ini mungkin juga bisa disebabkan dari para pegawai-pegawai yang belum mendapatkan kesejahteraan,” ungkapnya.