UKRAINA - Foto remaja perempuan Ukraina dengan baju pesta berwarna merah menyala di lorong sekolah yang luluh lantak karena serangan Rusia viral di media sosial (medsos).
Valeria, 16, tak menyangka atas respons terhadap fotonya di dunia maya, dan mengatakan dia hanya ingin menarik perhatian dunia atas apa yang terjadi di negaranya.
Video berdurasi 45 detik itu menampilkan mereka memperagakan koreografi tarian yang akhirnya beredar luas di media sosial.
"Ini sama sekali bukan tentang saya. Saya hanya ingin menarik perhatian [orang] tentang situasi yang terjadi [di Ukraina],” terangnya kepada BBC.
Baca juga: Inggris: Wabah Kolera Mengancam Kota Mariupol Ukraina yang Hancur
“Kami yakin kami akan menang, karena kebaikan selalu menang melawan kejahatan," lanjutnya.
Valeria adalah anggota kelompok siswa di Kharkiv - salah satu area di Ukraina yang hancur lebur karena invasi Rusia - yang merayakan kelulusan di reruntuhan sekolah mereka.
Baca juga: Ketika Ukraina Kehabisan Senjata Era Uni Soviet, Bergantung pada Kebaikan Hati Sekutu
Para siswa tahun akhir di sekolah itu memutuskan untuk tetap menggelar pesta kelulusan yang biasa mereka lakukan tiap tahun, kendati kondisi sekolah mereka telah hancur lebur.
Bibi Valeria, Anna Episheva, juga ikut menulis dalam unggahan di Facebook.