JAKARTA - Polisi legendaris Jenderal (Purn) Hoegeng Imam Santoso dikenal akan kejujurannya. Bahkan namanya sampai menjadi satire populer Presiden Gus Dur tentang tiga polisi jujur. Presiden ke-4 RI tersebut mengatakan bahwa tiga polisi jujur di Indonesia adalah patung polisi, polisi tidur, dan Jenderal Hoegeng. Satire ini menjadi legitimasi bahwa menjadi jujur masih sulit bagi polisi di Indonesia. Namun, masih ada sejumlah polisi yang terkenal akan dedikasi dan kejujuran seperti yang dicontohkan oleh Jenderal Hoegeng. Berikut ini daftar polisi jujur, berdedikasi, menginspirasi.
Muhammad Miran
Mayor Muhammad Miran merupakan salah satu polisi asal kota Malang yang terkenal karena sikap keras dan tegasnya. Pada tahun 1990-an, warga Malang sangat mengenal sosok polisi ini. Miran sangat ditakuti oleh para sopir angkutan umum dan becak. Dengan tongkat dan paku, Miran selalu siap untuk menghukum becak dan angkutan umum yang tidak taat rambu lalu lintas.
Miran juga ditakuti oleh suporter sepak bola Arema dan Persema yang berbagi kandang di Stadion Gajayana. Saat itu kekerasan suporter masih sering terjadi, sehingga Miran ditugaskan untuk menjaga di Stadion Gajayana agar tidak terjadi kerusuhan. Ketika kerusuhan di luar stadion terjadi, Miran tidak segan untuk langsung mengambil tindakan.
Baca juga: 4 Tokoh Indonesia yang Terkenal dengan Integritasnya, 3 Nomor Dijuluki Algojo Koruptor
Aiptu Jailani
Aiptu Jailani merupakan salah satu polisi yang dikenal tegas dan jujur. Anggota Satuan Lalu Lintas Polres Gresik bahkan tidak segan menilang anggota keluarganya sendiri bila kedapatan melakukan pelanggaran. Aiptu Jailani pernah menilang istrinya, Rachmawati, yang tengah melintas di Jalan Jaksa Agung Suprapto. Peristiwa ini terjadi sekitar tahun 2013.
Alasan Aiptu Jailani menilang sang istri adalah karena di jalan tersebut sedang diadakan hari bebas kendaraan bermotor sehingga kendaraan bermotor dilarang melintas di jalan itu. Aiptu Jailani meninggal pada 7 April 2022 lalu karena serangan jantung. Diketahui, polisi berdedikasi ini pernah mengeluarkan 2.400 tilang dalam setahun. Aiptu Jailani sangat tegas dan antisuap terhadap para pelanggar lalu lintas. Berkat integritasnya, nama Aiptu Jailani termasuk dalam 9 kandidat dalam seleksi penerima Hoegeng Award 2022.
Bripka Ali Nur Suwandi
Bripka Ali Nur Suwandi merupakan polisi yang bertugas di Polda DIY. Ia menjadi salah satu penerima penghargaan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas pengabdian dan dedikasinya selama menjalankan tugas sebagai polisi. Bahkan, dalam unggahan Kapolri di akun Instagram @listyosigitprabowo, tertera nama Bripka Ali Nur Suwandi di antara delapan nama polisi yang disebut Kapolri sebagai personel Polri yang layak dijadikan panutan karena memiliki kejujuran dan integritas, serta mampu memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.
Baca juga: Ketika Hoegeng Pura-Pura Jadi Monyet
Bripka Ali memang dikenal sebagai sosok yang jujur. Tidak hanya itu, ia juga menginspirasi karena telah mendirikan rumah singgah, masjid, hingga pesantren Tahfiz Al-Qur’an gratis bagi anak yatim dan kurang mampu di Yogyakarta. Bripka Ali aktif pula dalam pembinaan pemulung dan keluarga napiter yang ada di Yogyakarta.
Baca juga: Hoegeng Hobi Pelihara Binatang, dari Ayam sampai Monyet
Aipda Muji Prihatin
Aipda Muji merupakan personel Polri yang dipuji oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai polisi yang jujur. Apa yang dilakukan oleh Aipda Muji Prihatin menjadi bukti bahwa kejujuran polisi masih ada di Indonesia. Anggota Satlantas Polres Balikpapan ini menemukan tas berisi uang Rp48 juta dalam sebuah tas yang terbengkalai di jalan. Luar biasanya, ia tak gelap mata ketika melihat sejumlah uang tunai di dalam tas itu.
Aipda Muji justru segera menghubungi nomor telepon yang terdapat dalam tas. Setelah itu, sang pemilik mendatangi Aipda Muji di tempatnya bertugas. Tanpa berat hati, Aipda Muji mengembalikan tas tersebut kepada sang pemilik. Bahkan, ketika pemilik tas mengulurkan tanda terima kasih berupa uang sebesar Rp5 juta, Aipda Muji menolaknya. Ia menyampaikan kepada pemilik tas, apabila ingin memberikan, silakan uangnya disumbangkan ke masjid.
Baca juga: Kala Anak Hoegeng Tolak Lepas Nama Belakang Ayahnya Demi Dapatkan Izin Usaha
Aipda Muji Prihatin
Aipda Muji merupakan personel Polri yang dipuji oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai polisi yang jujur. Apa yang dilakukan oleh Aipda Muji Prihatin menjadi bukti bahwa kejujuran polisi masih ada di Indonesia. Anggota Satlantas Polres Balikpapan ini menemukan tas berisi uang Rp48 juta dalam sebuah tas yang terbengkalai di jalan. Luar biasanya, ia tak gelap mata ketika melihat sejumlah uang tunai di dalam tas itu.
Aipda Muji justru segera menghubungi nomor telepon yang terdapat dalam tas. Setelah itu, sang pemilik mendatangi Aipda Muji di tempatnya bertugas. Tanpa berat hati, Aipda Muji mengembalikan tas tersebut kepada sang pemilik. Bahkan, ketika pemilik tas mengulurkan tanda terima kasih berupa uang sebesar Rp5 juta, Aipda Muji menolaknya. Ia menyampaikan kepada pemilik tas, apabila ingin memberikan, silakan uangnya disumbangkan ke masjid.
(Fakhrizal Fakhri )