Aktivitas Lempeng Indo-Australia Jadi Penyebab 60 Kali Gempa di Malang dan Lumajang

Avirista Midaada, Jurnalis
Sabtu 09 Juli 2022 19:41 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)
Share :

MALANG - Sejumlah aktivitas gempa yang terjadi pada laut selatan di perbatasan Kabupaten Malang dan Lumajang disebut merupakan aktivitas subduksi. Aktivitas itu juga merupakan jenis gempa dangkal yang terjadi.

"Gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Jawa Timur," ucap Kabid Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, pada Sabtu siang (9/7/2022).

Daryono menambahkan, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa kedalaman dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menujam ke bawah Jawa Timur.

"Gempa ini memiliki mekanisme sumber berupa pergeseran naik (thrust fault), dan tampaknya berasosiasi dengan sumber gempa megathrust selatan Jawa Timur," kata dia

Menurutnya, gempa utama yang berkekuatan magnitudo 5,2 pada Sabtu dini hari pukul 03.27 WIB dirasakan guncangannya di Jember, Lumajang, Karangkates, Kepanjen, Lumajang, Blitar dan beberapa daerah lain di Jawa Timur.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya