Pesawat ini didesain untuk melaksanakan misi 'air to ground attack' atau penyerangan ke darat. Pesawat ini mampu melesat 1,2 kali kecepatan suara, atau setara dengan 1.470 km/jam dengan membawa berbagai persenjataan.
Hawk 200 juga dioperasikan di 18 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Brunai Darussalam, India, Zimbabwe, Arab Saudi, Oman, Afrika Selatan, dan lainnya.
Di negara asalnya, Inggris, Hawk sudah digunakan sejak November 1976. Selain misi militer, pesawat ini juga biasa dilakukan untuk latihan yakni untuk varian Hawk 100.