JAKARTA - Pemeriksaan terhadap tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Putri Candrawathi, dengan menggunakan alat antibohong atau lie detector rampung dilakukan.
Putri diperiksa selama kurang lebih 7 jam di Puslabfor Bareskrim Polri, di Babakan Madang, Sentul, Kabupaten Bogor, Rabu (6/9/2022). Putri tampak keluar dengan menggunakan minibus warna hitam sekira pukul 17.00 WIB. Sedangkan Putri diperiksa pukul 10.00 WIB.
"Pemeriksaan lie detector PC dan ART S, dimulai pukul 10.00 pagi tadi," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.
Pada hari ini, Putri tak sednirian diperiksa. Asisten Rumah Tangga (ART)-nya, yaitu Susi, juga turut diperiksa dengan alat lie detector untuk mengetahui tingkat kejujuran mereka dalam pengungkapan kasus pembunuhan ajudan suaminya, Ferdy Sambo, tersebut.
Yakni Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf (sopir dan asisten rumah tangga Sambo).
Sedangkan untuk Ferdy Sambo kata Andi Rian akan diperiksa dengan lie detector pada Kamis (8/9/2022) mendatang.
Andi mengatakan pemeriksaan dengan alat pendeteksi kebohongan dilakukan untuk menguji tingkat kejujuran tersangka.
“Untuk menguji tingkat kejujuran tersangka dalam memberikan keterangan,” tutur dia.