"Mereka saya dengar, memecahkan kaca di kantor badan pengelola dan semuanya banyak satpam dipukuli, saya dengar ada lima satpam dipukuli dan penghuni ada yang dipukul," sambungnya.
Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Erlin Tang Jaya mengatakan, sekelompok orang tersebut diduga diajak pengelola apartemen untuk melakukan penyerangan.
"Jadi tadi pagi kita dapat laporan bahwa ada sekelompok dari masyarakat yang masuk ke sini, mungkin menurut saya kelompok ini diajak oleh pengelola untuk membantu mengambilalih kantor yang ada di apartemen tersebut," kata Erlin di lokasi.
Dijelaskan Erlin, penyerangan ini merupakan buntut dari konflik antara penghuni dengan pengelola hingga akhirnya berujung pengelola diduga menyewa puluhan orang untuk membuat kekacauan.
"Kita pastikan bahwa pengrusakan ini sebenarnya dilakukan oleh pengelola sendiri, yang mana itu adalah kantornya sendiri yang ditutup oleh warga apartemen ini. Mungkin ada konflik antar pengelola dengan penghuni di sini sehingga terjadi keributan," ucapnya.
Akibat penyerangan ini, situasi sempat mencekam. Jajaran Polres Metro Jakarta Utara, Polsek Metro Penjaringan dan Koramil Penjaringan terpantau masih melakukan penjagaan di sekitar lokasi.
(Arief Setyadi )