PRESIDEN Palestina Mahmoud Abbas melayangkan sebuah tuduhan yang menggemparkan kepada Israel. Abbas menyebut Israel telah melakukan “50 holocaust” terhadap warga Palestina. Pernyataan itu disampaikan Abbas sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang peringatan 50 tahun serangan terhadap tim Israel di Olimpiade Munich, Jerman, pada Selasa 16 Agustus 2022.
Holocaust sendiri merupakan salah satu kasus genosida terbesar yang dilakukan oleh Partai Nazi Jerman. Pembantaian tersebut menewaskan enam juta orang Yahudi dan lima juta Slavia, Roma, disablitas, Saksi Yehuwa, homoseksual, dan pembangkang politik dan agama.
Di balik terjadinya holocaust dan genosida lainnya yang terjadi di muka bumi, terdapat tokoh yang terlibat dan bertanggung jawab atas tragedi tersebut. Berikut para pemimpin negara yang terlibat genosida.
1. Slobodan Milosevic
Slobodan Milosevic adalah mantan Presiden Serbia yang berkuasa sejak tahun 1989. Pria kelahiran 20 Agustus 1941 ini telah bergabung dengan Partai Komunis sejak usia 18 tahun. Pada 12 Februari 2002, Milosevic diadili atas tuduhan genosida dan kejahatan perang di Bosnia, Kroasia, dan Kosovo.
Saat Kroasia dan etnis Serbia mengalami perpecahan, Milosevic mengirimkan senjata dan pasokan medis ke pemberontak Serbia di Kroasia. Kemudian pada Maret 1992, Milosevic kembali mendanai pemberontakan Serbia-Bosnia. Perang ini mengakibatkan sekitar 200.000 orang tewas sebelum Amerika Serikat menengahi kesepakatan damai pada 1995.
2. Raja Leopold II
Raja Leopold II merupakan Raja Belgia yang dikenal atas aksi genosidanya terhadap masyarakat Kongo. Raja yang berkuasa dari tahun 1865 hingga 1909 ini meninggalkan sejarah kelam atas aksi brutalnya di daerah bekas jajahan Belgia di Afrika.
Selama masa pemerintahannya, sekitar 10 juta rakyat Kongo terbunuh hanya dalam waktu 23 tahun. Mereka mengeksploitasi rakyat Kongo untuk bekerja di perkebunan karet dan ekspedisi militer. Desa yang tidak menyerahkan pekerja akan dihukum dengan memberikan tangan yang putus sebagai gantinya. Hal inilah yang menenyebabkan banyak masyarakat Kongo yang mengalami cacat permanen.
3. Ratko Mladic
Pada 22 November 2017, Mahkamah Kejahatan Internasional untuk Bekas Yugoslavia di Den Haag menyatakan mantan komandan militer Serbia Bosnia Ratko Mladic bersalah atas tuduhan genosida. Dia bersalah karena melakukan genosida terhadap Muslim Bosnia di Srebenica pada tahun 1995.
Ratko Mladic bertanggung jawab atas pembersihan etnik pada perang terbuka antara Kroasia dan Muslim Bosnia. Dia menjadi pemimpin dari sekitar 180 ribu tentara dan pembantaian di Srebenica yang menewaskan 7.000 laki-laki dan remaja Muslim Bosnia.
4. Adolf Hitler
Peristiwa holocaust adalah pembantaian yang dilakukan oleh Nazi Jerman kepada orang-orang Yahudi. Peristiwa ini terjadi pada masa Perang Dunia II di tahun 1939 hingga 1945. Adolf Hotler merupakan sosok di balik tragedi pembantaian massal ini. Dia merupakan konselor Jerman dan Ketua Partai Nazi sejak 1934. Selama masa jabatannya, Hitler melakukan pembersihan ras dan membunuh sekitar 6 juta orang Yahudi.
5. Adolf Eichmann
Selain Adolf Hitler, Adolf Eichmann juga turut menjadi pemeran utama atas kasus genosida yang menewaskan jutaan orang Yahudi. Dia berperan dalam penyusunan rencana pengumpulan, pengangkutan, dan pembunuhan para tawanan Nazi.
Meskipun telah melakukan perbuatan yang keji, arsitek holocaust ini tidak merasa bersalah sedikit pun. Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, Eichmann melarikan diri ke Argentina. Namun, dia berhasil ditangkap oleh badan intelijen Israel, Mossad, pada 1960. Adolf Eichmann dijatuhi hukuman mati pada sidang pengadilannya di tahun 1961.
Dikutip dari berbagai sumber:
Mirsya Anandari Utami-Litbang MPI
4. Adolf Hitler
Peristiwa holocaust adalah pembantaian yang dilakukan oleh Nazi Jerman kepada orang-orang Yahudi. Peristiwa ini terjadi pada masa Perang Dunia II di tahun 1939 hingga 1945. Adolf Hotler merupakan sosok di balik tragedi pembantaian massal ini. Dia merupakan konselor Jerman dan Ketua Partai Nazi sejak 1934. Selama masa jabatannya, Hitler melakukan pembersihan ras dan membunuh sekitar 6 juta orang Yahudi.
5. Adolf Eichmann
Selain Adolf Hitler, Adolf Eichmann juga turut menjadi pemeran utama atas kasus genosida yang menewaskan jutaan orang Yahudi. Dia berperan dalam penyusunan rencana pengumpulan, pengangkutan, dan pembunuhan para tawanan Nazi.
Meskipun telah melakukan perbuatan yang keji, arsitek holocaust ini tidak merasa bersalah sedikit pun. Setelah Jerman kalah dalam Perang Dunia II, Eichmann melarikan diri ke Argentina. Namun, dia berhasil ditangkap oleh badan intelijen Israel, Mossad, pada 1960. Adolf Eichmann dijatuhi hukuman mati pada sidang pengadilannya di tahun 1961.
Dikutip dari berbagai sumber:
Mirsya Anandari Utami-Litbang MPI
(Qur'anul Hidayat)